★٩(̾●̮̮̃̾•̃̾)۶☠ Followers ☆٩(̾●̮̮̃̾•̃̾)۶★

Sunday, June 21, 2009

Rindu ini adalah rindumu.. Cinta ini adalah Cintamu..

Hidupku tanpa cintamu, bagai malam tanpa bintang. Cintaku tanpa sambutmu, bagai panas tanpa hujan. Jiwaku berbisik lirih, ku harus milikmu. Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta kepadaku. Beri sedikit waktu biar cinta datang kerana telah terbiasa. Simpan mawar yang ku beri mungkin wanginya mengilhami. Sudikah diri itu temani aku dulu, sebelum kau ludahi aku sebelum kau robek hatiku.

Usap air matamu yang menetes di pipimu, ku pastikan semuanya akan baik-baik saja. Bila kau terus pandangi langit tinggi di angkasa, takkan ada habisnya segala hasrat di dunia. Hawa tercipta di dunia untuk menemani sang Adam, begitu juga dirimu tercipta untuk temani aku. Renungkan sejenak erti hadirmu di sini, jangan pernah ingkari dirimu adalah wanita. Harusnya dirimu menjadi perhiasan sangkar maduku. Walaupun kadang diriku bertekuk lutut di hadapanmu. Bukalah pintu jiwamu dengar bisikan sanubari, semuanya adalah isyarat, isyarat dari sang pencipta.

Terdengar lirik bisikkanmu di antara bayang-bayang, terucap kata cinta yang dulu tersimpan dan tak mahu pergi. Sekejap cinta yang terjalin dan menjadi sebuah cerita yang tak mungkin terlupa, terukir di hati dan tak mahu pergi. Mungkinkah ku miliki cinta seperti ini lagi, jangan biarkan aku kehilangan dirimu. Cuba dengarkan kata sumpah ku, janji suci dari hati aku cinta kamu. Jangan dengar kata mereka yang tak ingin kita satu. Yakinkan aku milikmu. Jalinan cinta tulus suci, jangan terpisah lagi, waktu kan menguji cinta kita berdua.

Aku ini adalah dirimu, cinta ini adalah cintamu. Aku ini adalah dirimu, jiwa ini adalah jiwamu. Rindu ini adalah rindumu, darah ini adalah darahmu. Tak ada yang lain selain dirimu yang selalu ku cinta. Ku sebut namamu di setiap hembusan nafasku, ku sebut namamu. Dengan tanganmu, aku menyentuh. Dengan kakimu, aku berjalan. Dengan matamu ku memandang dengan telingamu ku mendengar. Dengan lidahmu aku bicara, dengan hatimu aku merasa.
Blog Widget by LinkWithin
 
Dakjaat